fbpx
Ingin Kerja di Migas? Ketahui Perbedaan K3 Migas Operator dan Pengawas

oleh | 28 Mei 2024 | 0 Komentar

Bukan rahasia umum lagi jika bekerja di sektor minyak dan gas (migas) masih diminati dan banyak menjadi impian pencari kerja. Bukan tanpa alasan, pasalnya bekerja dibidang tersebut karena menawarkan gaji tinggi dan peluang karir yang menarik. Tak heran jika sektor migas banyak menjadi incaran para pencari kerja. 

Salah satu jabatan yang banyak diminati di sektor migas adalah sebagai Operator K3 Migas dan Pengawas. Namun belum banyak yang tahu mengenai perbedaan pekerjaan tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai perbedaan K3 Migas Operator dan Pengawas. 

Persiapan Kerja di Migas

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perbedaan k3 migas operator dan pengawas, penting bagi kamu yang ingin bekerja di sektor tersebut mengetahui persiapan kerja di migas. Berikut ini persiapan khusus untuk bekerja di industri migas.

1. Latar Pendidikan Sesuai dan Pernah Mengikuti Pelatihan

Persiapan pertama adalah pastikan kamu memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang yang ingin digeluti di industri migas. Selain itu, ikuti pelatihan dan kursus yang relevan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang teknologi, keselamatan, dan lingkungan kerja di industri migas.

2. Harus Memahami Regulasi dan Standar 

Selanjutnya adalah kamu harus memahamin serta mempelajari peraturan, regulasi, dan standar keselamatan yang berlaku di industri migas. Ini termasuk peraturan lingkungan, standar K3 Migas, dan peraturan operasional lainnya yang harus dipatuhi.

3. Mempunyai Keterampilan Teknis

Persiapan selanjutnya adalah kamu harus meningkatkan keterampilan teknis dalam menggunakan perangkat lunak dan peralatan khusus yang digunakan dalam industri migas, seperti perangkat lunak pemodelan reservoir, peralatan geologi, atau peralatan drilling.

4. Mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Seperti yang diketahui, keselamatan kerja adalah prioritas utama di industri migas. Pelajari dan terapkan prosedur keselamatan yang tepat, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur evakuasi darurat.

5. Pastikan Mempersiapkan Kesehatan Fisik dan Mental

Terakhir kamu harus mempersiapkan kesiapan fisik dan mental yang baik, terutama jika kamu akan bekerja di lapangan. Pastikan dalam kondisi fisik yang prima dan siap untuk menghadapi tantangan lingkungan kerja yang mungkin keras.

Dengan mempersiapkan diri dengan baik dalam hal pendidikan, keterampilan, keselamatan, dan jaringan, kamu dapat meningkatkan peluang untuk berhasil dan berkembang di industri migas.

Tips Lolos Kerja di Migas

Setelah mengetahui persiapan apa saja yang harus dilakukan, berikutnya kamu juga penting mengetahui tips agar berpeluang lebih besar untuk lolos dan diterima kerja di sektor migas:

1. Pastikan Kualifikasi yang Relevan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, pastikan kamu memiliki pendidikan dan kualifikasi yang sesuai dengan posisi yang dilamar, seperti teknik, teknologi, atau manajemen yang terkait dengan industri migas.

2. Usahakan Sudah Mempunyai Pengalaman kerja

Tips selanjutnya adalah usahakan kamu mempun pengalaman kerja atau magang di industri migas dapat menjadi nilai tambah yang besar. Cobalah untuk mendapatkan pengalaman yang relevan melalui magang, proyek, atau pekerjaan paruh waktu.

3. Usahakan Sudah Sertifikasi dan Mempunyai Lisensi

Beberapa posisi di industri migas membutuhkan sertifikasi khusus atau lisensi. Maka dari itu pastikan kamu memenuhi persyaratan tersebut atau siap untuk mengikuti pelatihan yang diperlukan.

4. Mempunyai Jaringan dan Kontak

Jaringan profesional dalam industri migas dapat membantu kamu mendapatkan informasi tentang peluang kerja dan memberikan rekomendasi yang berharga. Maka dari itu kamu bisa manfaatkan platform profesional dan acara networking untuk memperluas jaringan.

5. Persiapkan Wawancara Kerja dengan Baik

Ketika lamu mendapatkan panggilan wawancara, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik. Pelajari tentang perusahaan tersebut, pertimbangkan pertanyaan yang mungkin diajukan, dan praktikkan jawabanmu.

Dengan persiapan yang matang dan sikap yang positif, kamu dapat meningkatkan peluang untuk lolos dan diterima kerja di industri migas.

Syarat Kerja di Migas

Perlu diketahui persyaratan untuk melamar di industri migas dapat bervariasi tergantung pada perusahaan dan posisi yang dilamar. Namun, beberapa persyaratan umum yang sering diterapkan di antaranya sebagai berikut. 

1. Pendidikan dengan Jurusan Tertentu 

Biasanya sektor migas membutuhkan gelar sarjana atau lebih tinggi dalam bidang yang relevan, seperti teknik, geologi, manajemen, atau ilmu lingkungan.

2. Sudah Mempunyai Pengalaman kerja

Biasanya beberapa posisi mungkin membutuhkan pengalaman kerja tertentu di industri migas atau bidang terkait. Pengalaman magang atau kerja paruh waktu juga dapat dianggap sebagai nilai tambah untuk lolos dan bisa bekerja di industri migas. 

  1. Keterampilan teknis: Kemampuan dalam menggunakan perangkat lunak dan peralatan khusus yang digunakan dalam industri migas, seperti perangkat lunak pemodelan reservoir, peralatan geologi, atau perangkat lunak teknik.
  2. Mempunyai Sertifikasi dan Lisensi

Beberapa posisi mungkin membutuhkan sertifikasi khusus atau lisensi, seperti sertifikasi K3 Migas atau lisensi pengemudi kendaraan khusus. Agar bisa lolos, sebaiknya kamu menyiapkan persyaratan tersebut. 

  1. Kemampuan Komunikasi yang Baik

Syarat selanjutnya adalah mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, baik secara lisan maupun tertulis, sering kali menjadi persyaratan penting, terutama jika posisi melibatkan kerja tim atau interaksi dengan pihak lain.

  1. Ketersediaan untuk Bekerja di Lapangan Beberapa posisi di industri migas melibatkan kerja di lokasi lapangan yang terpencil atau di luar negeri. Ketersediaan untuk melakukan perjalanan dan bekerja di lingkungan yang mungkin keras adalah hal yang harus dipertimbangkan dan menjadi syarat utama.

Pastikan untuk membaca persyaratan pekerjaan yang tercantum dalam setiap pengumuman lowongan kerja dengan cermat dan memastikan bahwa kamu memenuhi kriteria tersebut sebelum melamar.

Perbedaan Operator K3 Migas dan Pengawas 

Salah satu posisi yang ada di sektor migas adalah Operator K3 dan Pengawas. Namun belum banyak yang tahu mengenai kedua posisi tersebut. Operator di K3 Migas bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas operasional di lapangan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Sedangkan pengawas bertanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan serta mengelola tim operasional. Jadi, perbedaannya terletak pada pelaksanaan tugas lapangan versus tanggung jawab pengawasan dan manajerial.

Tugas Operator K3 Migas  

Setelah mengetahui perbedaan posisi Operator K3 Migas dan Pengawas, penting mengetahui tugas-tugasnya. Berikut ini adalah tugas Operator K3 Migas. 

  • Melaksanakan operasi di lapangan sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
  • Memastikan peralatan dan fasilitas operasional berfungsi dengan baik dan aman digunakan untuk pekerja.
  • Tugas selanjutnya adalah mengidentifikasi dan melaporkan potensi bahaya atau risiko di tempat kerja.
  • Siap berpartisipasi dalam pelatihan keselamatan dan pencegahan kecelakaan.
  • Melakukan komunikasi dengan tim kerja untuk memastikan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja tetap terjaga.

Selain tugas inti ini, operator mungkin juga diberi tanggung jawab tambahan tergantung pada kebutuhan dan struktur organisasi perusahaan.

Tugas Pengawas Migas

Adapun tugas Pengawas Migas adalah sebagai berikut. 

  • Pengawas Migas harus mengawasi aktivitas operasional di lapangan untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dan standar operasional.
  • Harus selalu melakukan inspeksi rutin terhadap peralatan dan fasilitas operasional untuk memastikan keamanan dan kelayakan operasional.
  • Siap memimpin tim kerja dalam pelaksanaan tugas operasional dengan fokus pada aspek keselamatan.
  • Siap melakukan investigasi terhadap kecelakaan atau insiden kerja untuk menentukan penyebabnya dan menerapkan langkah-langkah pencegahan.
  • Mampu mengelola pelaporan keselamatan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan keselamatan.

Pengawas juga bertanggung jawab untuk memberikan arahan dan pelatihan kepada tim kerja agar memastikan keselamatan di tempat kerja tetap terjaga.

Itulah perbedaan k3 Migas Operator dan Pengawas yang penting diketahui bagi kamu yang ingin bekerja di industri migas. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut bisa langsung mengunjungi laman limaprimasolusindo.co.id.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *