fbpx
Bagaimana Penerapan K3 dalam Proyek Konstruksi?

oleh | 30 Juni 2023 | 0 Komentar

Bagaimana Penerapan K3 dalam Proyek Konstruksi? – Penerapan K3 pada proyek konstruksi sangatlah penting dan tak boleh ada yang dilewatkan sama sekali. Kenapa begirtu? K3 sendiri adalah singkatan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Proyek konstruksi mempunyai pekerjaan berat atau bahkan membahayakan diri sendiri tentu saja harus diawasi dengan detail tentang kesehatan maupun keselamatan tiap pekerja. Bayangingn aja kalau Kamu ditawari kerja di suatu proyek konstruksi yang Punya banyak sekali kasus kematian saat jam kerja.

Bagaimana penerapan praktek K3 dalam proyek konstruksi

Mengaplikasikan K3 dalam tiap proyek konstruksi bisa diterapkan dengan cara memberikan pengetahuan atau wawasan kepada seluruh pekerja konstruksi, memperhatikan kelayakan seluruh alat yang akan dan sedang digunakan, serta menciptakan suatu sistem atau aturan K3 yang harus ditaati. Penjelasan masing-masing caranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Penyuluhan dan Memberikan Wawasan

Banyak sekali orang yang sudah lama masuk di dalam dunia konstruksi, baik itu untuk para pekerja maupun kontraktor belum tentu tahu dan paham tentang pentingnya K3. Sampai sekarang bahkan ada banyak sekali perusahaan jasa proyek mengentengkan dan tidak menyediakan tahap-tahap keselamatan untuk seluruh para pekerja proyek mereka.

Para pekerja dipekerjakan tanpa adanya prosedur keselamatan yang aman dan jelas serta perusahaan hanya memberikan gaji sebagai hasil dari pekerjaan berat dan berbahaya yang sudah mereka lakukan. Hal-hal yang seperti ini yang pada akhirnya membuat banyak seklai pekerja proyek tidak dapat diantisipasi atau bahkan diselamatkan dari bahaya maut. Oleh sebab itu penting sekali untuk membuat penyuluhan tentang keslmatan kerja atau K3, agar seluruh pekerja paham tentang bahaya yang akan mereka hadapi.

  1. Tes Kelayakan Alat

Memakai alat dan mesin memanglah sangat membantu dan mempercepat pekerjaan pembangunan dalam sebuah proyek. Tapi seluruh alat dan mesin punya batas maksimal pemakaian. Batas itu memberitahu Kamu, bahwa alat dan mesin tidak layak lagi untuk digunakan. Memakai alat yang tidak layak untuk digunakan memanglah akan mengurangi biaya pembangunan dari sebuh proyek, tapi memiliki potensi adanya kecelakaan kerja.

  1. Mengaplikasikan Peraturan Pemerintah

Semua peraturan tentang keselamatan serta kesehatan kerja sebenarnya sudah ditetapkan oleh undang-undang, contohnya seperti Keputusan DJPPK No: KEP 20/DJPPK/VI/2004. Didalam surat keputusan yang satu ini, ada aturan tentang bagaimana suatu proyek akan dijalankan.

  1. Menciptakan Sistem yang Relevan serta Berkelanjutan

Perusahaan berperan sebagai institusi yang mempunyai tanggung jawab pada para pekerja proyek, perlu untuk memberikan seluruh prosedur keselamatan yang aman dan nyaman. Hal ini bisa dijalankan dengan menciptakan sistem keselamatan yang pas dan efektif untuk dijalankan. Manajemen konstruksi butuh untuk menciptakan program keselamatan dan kesehatan yang akan memberikan jaminan serta hak keselamatan dari seluruh para pekerja. Contohnya adalah:

  • Jam kerja.
  • Durasi pemesanan.
  • Dirasi pemasukan bahan material.
  • Menerapkan kualifikasi standar pekerja.

Baca Juga : 5 Tips Bekerja Aman di Ketinggian, Apa Saja?

Pelatihan dan Sertifikasi K3 Konstruksi

Kamu ingin mencari tepat pelatihan serta juga mendapatkan Sertifikasi K3 Kontruksi? Kamu bisa melakukan pelatihan bersama kami! Setelah melihat artikel diatas tentunya kalian juga ingin mempunyai sertifikasi K3 Kontruksikan tentunuya. Pelatihan akan diselengggarakan selama 5 Hari dari pukul 08.00 – 16.00 WIB secara blended training. Yang tertarik bisa menghubungi kami lewat contac di bawah ini:

Nomor Hanphone: (+62) 811 656 5850

E-mail: pjk3limaindo@gmail.com

Penulis: Yoisoweb Team

Sumber: https://www.indosteger.co.id/berita/detail/penerapan-k3-pada-proyek-konstruksi

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *